Palestina

Diposting oleh KAPMI Daerah Jakarta Selatan | 07.26 | | 0 komentar »

Sebuah negeri di kawasan Timur Tengah yang mengandung arti negeri orang-orang Filistin. Dalam Alkitab (Injil), Palestina disebut juga tanah Israel, tanah Tuhan, tanah suci dan tanah bangsa Ibrani. Negeri ini mempunyai sejarah yang panjang bagi agama-agama Yahudi, Kristen dan Islam.

Batas-batas sekarang: di barat Laut Tengah, di timur Selat Yordan dan Laut Mati, di utara Gunung Herman pada perbatasan Suriah-Libanon dan di selatan Semenanjung Sinai. Letaknya di antara Mesir dan Asia Barat Daya menjadikannya pusat sengketa berbagai bangsa.

Di dalamnya terdapat kota Yerusalem dengan segala sebutan, yakni Ursalem, Yepus, Kota Daud, Yudes, Ary'il, Aelia Capitolina (pada masa ini timbul sebutan Palestina untuk kawasan kota ini dan berbagai kota di sekitarnya), Baitul Maqdis (Bait al-Maqdis) atau al- Quds asy-Syariif (suci dan mulia) dan sekarang pemerintah Israel menyebutnya Ursalem al-Quds (Yerusalem yang suci).

Kesucian kota ini bagi ketiga agama di atas turut menambah ketegangan antar (berbagai) bangsa. Palestina disebut juga negeri Kan'an. Sejak lebih dari 4000 tahun, orang-orang Kan'an telah hidup di Palestina. Mereka telah membangun kota-kota dan istana-istana. Tempat-tempat peribadatan yang dihiasi dengan berhala-berhala didirikan untuk menyembah alam, terutama Tuhan badai yang menciptakan manusia.

Rumah-rumah mereka juga dibangun dengan bentuk yang indah dan unik. Negeri ini kemudian menjadi tempat turunnya sebagian nabi Allah SWT yang menyerukan umat manusia untuk mengesakan-Nya. Diantara mereka adalah Ibrahim AS (nabi). Ia pernah berada di Mekkah dan meninggalkan puteranya, Ismail, yang menjadi bapak bagi sejumlah besar suku bangsa Arab. Sementara itu ia juga mempunyai putera, Ishaq, yang tinggal di tanah Palestina. Ishaq mempunyai putera bernama Yakub yang juga disebut dengan nama Israil.

Yakub diberkati banyak anak, antara lain Lawe (berketurunan Musa, Harun, Ilyas dan Ilyasa), Yahuza (berketurunan Daud, Sulaiman, Zakaria, Yahya dan Isa), Yusuf dan Benyamin (berketurunan Yunus). Ketika negeri Kan'an dilanda kelaparan, Israil membawa anak-anaknya ke Mesir. Ketika itu Yusuf telah menjadi penguasa Mesir. Dengan demikian terbentuklah Bani Israil di Mesir. Di masa Firaun mereka ditindas. Maka atas perintah Allah SWT, Musa membawa mereka untuk memasuki tanah suci (al-ard al-muqaddasah) Palestina.

Di negeri inilah Musa menerima ajaran-ajaran Allah SWT untuk dijadikan pedoman bagi umatnya. Kitab Taurat, nama kitab yang memuat ajaran-ajaran tersebut, kemudian menjadi pegangan bagi Bani Israil (disebut juga bangsa Yahudi dan bahasanya Ibrani). Sekitar abad ke-13 atau ke-14 SM. suku-suku Ibrani di bawah pimpinan Yusak berhasil menguasai beberapa bagian kawasan Palestina. Ketika itu suku-suku Kan'an-Semitik yang berasal dari Semenanjung Arabia telah menghuni kawasan tersebut. Bangsa Yahudi mencapai kejayaannya di masa Nabi Daud AS dan Nabi Sulaiman AS.

Akan tetapi keberadaan Yahudi segera terpecah ke dalam dua pemerintahan: Israil dan Yahuza. Mulai abad ke-7 SM, pemerintahan mereka berturut-turut mendapat serangan dari Persia (Iran), Macedonia, Assyria (kota kuno di sekitar Mesopotamia, sekarang Irak) dan Babylonia (bagian selatan Mesopotamia). Pada tahun 64 SM. pemerintahan Romawi menguasai Yerusalem (al-Quds), kemudian melebarkan sayapnya ke seluruh kawasan Palestina yang ketika itu dihuni oleh bangsa-bangsa Yahudi, Adomia, Etoria, Ammania, dan Arab.

Dalam pada itu Taurat pun mengalami penyelewengan dari aslinya dengan munculnya Talmud, kitab pedoman umat Yahudi yang baru. Kedatangan Isa AS dengan membawa ajaran-ajaran Allah SWT yang terhimpun dalam kitab Injil segera mendapat tantangan dari umat Yahudi. Meskipun demikian, agama Isa yang kemudian dikenal dengan Nasrani atau Kristen.

sumber: pesantrenonline.com

0 komentar

Posting Komentar